Umpama Hukum Bacaan Idgam Bilagunnah Di Dalam Al Quran – di dalam pengetahuan tajwid, hukum nun mati berlaku disaat nun mati atau tanwin bersua dengan huruf hijaiyah tertentu Idgham adalah salah satu hukum yang mencakup di dalamnya. Idgam berarti memasukkan atau melebur.
Umpama Hukum Bacaan Idgam Bilagunnah Di Dalam Al Quran
Idgam terbagi menjadi dua macam, yaitu idgam bigunnah dan idgam bilagunnah. misalnya idgam bigunnah dibaca mendengung, idgam bilagunnah sebaliknya, yakni tidak dibaca mendengung.
Secara lengkap, yang dimaksud bersama idgam bilagunnah adalah menyembunyikan nun mati dan tanwin bersama memasukkan antara huruf sesudahnya dan dibaca tanpa mendengung.
Huruf idgam bilagunnah datang dua, yakni lam (ل) ro’ (ر). jadi hukum idgam bilagunnah berlaku andaikata nun mati (نْ) atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ) bertemu bersama dengan keliru satu huruf tersebut.
Dikutip dari buku ilmu Tajwid Lengkap oleh Samsul Amin, cara membaca idgam bilagunnah adalah memasukkan suara nun mati atau tanwin semuanya kepada huruf setelahnya (lam atau ro’) tanpa disertai dengung/sengau. Huruf yang diidgamkan/dileburkan dibaca seakan-akan diberi sinyal tasydid dan ditahan sejenak.
Agar lebih memahaminya, berikut umpama hukum bacaan idgam bilagunnah yang terdapat di dalam Al Quran beserta langkah membacanya.
Contoh Idgam Bilagunnah
فِيْهِ ۛھُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ (Al Baqarah ayat 2)
Tanwin bersua huruf lam agar dibaca fiihudal lilmuttaqiin.
فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُعَذِّبُ (Al Fajr ayat 25)
Tanwin bertemu huruf lam supaya dibaca fa yawma izil laa yu’azzibu.
يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيْرٌ (Al Adiyat ayat 11)
Tanwin berjumpa huruf lam sehingga dibaca yauma ‘izil la khabiir.
عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍ (Al Qariah ayat 7)
Tanwin berjumpa huruf ro’ supaya dibaca ‘ishatir raadiyah.
اَنۡ رَّاٰهُ اسۡتَغۡنٰىؕ (Al Alaq ayat 7)
Nun mati berjumpa huruf ro’ sehingga dibaca ar-ra aahus taghnaa.