Jejak Bajak Laut Di Pulau Sanibel Florida masih ada Harta Karun Yang Terpendam

Jejak Bajak Laut Di Pulau Sanibel Florida masih ada Harta Karun Yang Terpendam – Pada th. 1700-an, di Teluk Meksiko hadir bajak laut yang ganas dan sadis yang dikenal dengan nama Black Caesar. Konon katanya, ia kerap mengubur harta karun jarahannya di pulau-pulau kecil.

Jejak Bajak Laut Di Pulau Sanibel Florida masih ada Harta Karun Yang Terpendam

Tempat itu sekaligus dijadikan sarana persembunyiannya, sehingga terhindar berasal dari hukuman. Kini diketahui tidak benar satu berasal dari pulau tersebut bernama Sanibel di Florida.

Dilansir The Travel, untuk Black Caesar, pulau itu adalah sarana pertolongan liar. agar terlampau susah dikunjungi karena keindahan, dan juga alamnya masih alami dan tidak mudah untuk dinavigasi oleh mereka yang tidak dikenal.

Sementara itu, sebagian besar harta Caesar yang terkubur sudah digali dan direklamasi. Legenda mengatakan bahwa hadir satu jarahannya yang berada di Pulau Sanibel belum ditemukan.
Pulau Sanibel terletak bersama dengan Cape Coral, Florida. saat ini pulau ini merasa sarana wisata yang disukai banyak orang untuk snorkeling, shelling, golf, dan liburan mewah.
Cerita Pulau Sanibel dapat jadi sarana pertolongan Bajak Laut

Banyak cerita yang berkembang tentang Black Caesar. tidak benar satunya menyebutkan bahwa ia adalah seorang kepala suku yang ganas di Afrika. selama bertahun-tahun, ia berjuang keras untuk tidak memimpin perang suku dan menghindari penangkapan oleh pedagang budak.

Suatu hari Caesar dan anak buahnya dipancing ke kapal oleh seorang pedagang manipulatif. Mereka dirayu bersama dengan janji harta karun.

Kelompok Caesar dengan hati-hati dan berhati-hati pada lingkungan mereka. Untuk menenangkan mereka, saudagar itu bahkan mengadakan pesta dan membuat mereka mabuk.

Begitu mereka lengah, para kru mengarahkan senapan ke arah Black Caesar dan anak buahnya, serta menyudutkan mereka dari seluruh sisi Mereka diborgol dan dipenjarakan di bagian bawah kapal.

Meskipun ditangkap, Caesar tampak paling menonjol untuk para pedagang dan pelaut di atas kapal. Mereka lumayan menghormatinya untuk menjalin persahabatan dengannya, serta mengakui impuls dan kecerdasannya yang kelihatan terlalu kuat.

Lalu, kapal itu menuju ke Haiti, yang terletak di wilayah laut yang tenar dikelilingi oleh angin topan. layaknya sudah ditakdirkan, datang badai ganas pada hari kapal itu mendekati Port Au Prince.

Kapal itu hancur oleh ombak dan angin yang luar biasa. disaat awak kapal menjadi melompat ke kapal, seorang pelaut, teman Caesar, pergi ke tingkat yang lebih rendah untuk membebaskannya.

Caesar yang dibebaskan tidak membuang waktu Ia mencuri senapan dan menembak ke arah perahu, mempunyai tembakau dan amunisi bersamanya.

Sebagian besar awak tewas saat kapal itu karam, sesaat Caesar mendayung dirinya menjauhkan dari mata badai. sehabis perjalanan panjang dan susah di laut, Caesar mendapatkan dirinya menabrak pantai sebuah pulau tak terkait di Florida Keys.

Namun, sepanjang perjalanannya setelah kejadian itu, Black Caesar mengfungsikan berbagai pulau, mencakup Sanibel, untuk memenjarakan musuh.

Mengingat sifat pekerjaannya, Black Caesar kerap terlibat didalam pengejaran laut bertensi tinggi. media persembunyiannya berada di didalam dan lebih kurang pesisir Florida, di mana pulau-pulau itu belum dijelajahi dan belum dipetakan.

Ia akan mati-matian mengubur jarahannya sebelum menghilang kembali salah satu taktiknya untuk masih bersembunyi adalah bersama dengan sengaja menenggelamkan kapalnya dan berenang ke pulau terdekat.

Berburu Harta Karun di Pulau Sanibel

Selama bertahun-tahun, ia mengubur hartanya di beberapa pulau, mencakup Elliot Key, Old Rhodes Key, Key Largo, dan Pulau Sanibel. berasal dari seluruh itu, ada harta karun belum ditemukan di Pulau Sanibel.
Tentu itu menjadikannya target yang bagus untuk berburu harta karun. Tidak hadir yang jelas kekayaan apa yang tersembunyi di bawah tanah atau jauh di dalam Hutan pulau.

Alasan utama untuk mencurigai mengapa Caesar mengubur harta karun di Pulau Sanibel adalah dikala Perang 1812 pecah, dia tidak pingin diganggu oleh Angkatan Laut Inggris.

Jadi ia mundur ke perairan yang tenang dan mendirikan markas di Sanibel, di mana ia mendirikan kerajaan bajak lautnya ulang penuh bersama penjara, harta terpendam, dan anak-anak pulau.

Kebanyakan orang dapat saja belum dulu mendengar perihal Black Caesar, jadi nilai hartanya kemungkinan tidak langsung nampak Ini membantu untuk mengetahui bahwa didalam fase karier Caesar, ia adalah tangan kanan Kapten Blackbeard.

Dalam buku sejarah karier Black Caesar sebagai bajak laut berakhir lebih kurang kala Kapten Blackbeard ditangkap dan dibunuh oleh Letnan Maynard.

Faktanya, catatan tunjukkan bahwa Caesar berada di di dalam Queen Anne’s Revenge pada saat itu. Apakah dia terhitung dibunuh atau ditangkap tetap diperdebatkan.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *