Doa Bapa kami Protestan yang Diajarkan Yesus sebagai Pedoman Umat-Nya

Doa Bapa kami Protestan yang Diajarkan Yesus sebagai Pedoman Umat-Nya – didalam agama Kristen datang banyak doa yang bisa didaraskan, tidak benar satu yang paling sering adalah Doa Bapa kita Doa ini kerap dibaca dalam doa liturgi gereja maupun doa pribadi.

Doa Bapa kami Protestan yang Diajarkan Yesus sebagai Pedoman Umat-Nya

Mengutip buku Doa Bapa kami Bukan Sekadar Doa Liturgi tulisan Jonar S., Doa Bapa kami merupakan bagian berasal dari khutbah Tuhan Yesus di bukit. Doa Bapa kita ini diajarkan oleh Yesus Kristus kepada murid-murid-Nya sebagai pedoman berdoa.

Yesus menyampaikan ajaran-Nya di atas bukit supaya banyak orang yang bakal mendengarnya. Bukit tersebut dijadikan layaknya mimbar agar banyak orang dapat berkumpul dan ajaran-Nya dapat menyentuh setiap golongan.

Oleh gara-gara itu, Doa Bapa kita sejatinya bukan sekedar sekadar hafalan yang diwariskan berasal dari gereja pertama sampai sekarang Doa Bapa kami membutuhkan dimengerti lebih dalam supaya bisa dijadikan sebagai patokan dan pola doa yang benar.

Doa yang benar menurut ajaran Yesus adalah yang punya jalinan secara teristimewa bersama dengan Allah. sebelum berdoa di wajah umum hendaknya seseorang terutama dahulu berdoa secara khusus di tempat yang pribadi Tujuannya supaya dapat menjalin komunikasi lebih dalam dengan Bapa di surga.

Di samping itu, RP. Ivo Simanullang dalam Majalah Menjemaat mengatakan Doa Bapa kami mengajarkan kepada umat Kristen tentang berbagai hubungan yang membentuk kehidupan. menjadi dari pertalian cinta tanpa pamrih antarsesama umat, saling sharing mencakup interaksi bersama Tuhan.

Seperti yang disebutkan, Doa Bapa kami terlampau disukai banyak orang dan nyaris selamanya dimasukkan dalam liturgi gereja, baik Protestan maupun Katolik. rata-rata doa ini diucapkan antara akhir ibadah, meskipun ada pula gereja yang tidak memasukkannya didalam tata ibadah (liturgi).

Ada dua versi Doa Bapa kita yang tercatat didalam Kitab Injil Matius dan Lukas. tetapi yang kerap dibaca di gereja adalah versi Injil Matius dikarenakan isinya lebih jelas dan lengkap. tak sekedar itu, doa dalam Injil Matius telah digunakan didalam liturgi gereja dari abad ke abad.

Perbedaan ke dua versi Doa Bapa kita berikut memadai paham yaitu berasal dari segi panjangnya, setting histori dan arti yang digunakan. sebab penafsirannya bisa berbeda beberapa penafsir semata-mata mengulas pokok doa versi Injil Matius tanpa membandingkannya dengan Injil Lukas.

Lalu, bagaimana bunyi Doa Bapa kami Protestan yang bisa dibaca sehari-hari? Bacaan lengkapnya bakal dicermati di bawah ini.

Doa Bapa kita Protestan

Berikut bacaan Doa Bapa kita Protestan yang tertera didalam Kitab Injil Matius:

Bapa kami yang di sorga,
Dikuduskanlah nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu
di bumi layaknya di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini
makanan kita yang secukupnya
dan ampunilah kita akan kesalahan
kami, layaknya kita termasuk mengampuni
orang yang bersalah kepada kami;
dan janganlah mempunyai kita ke
dalam pencobaan,
tetapi lepaskanlah kita daripada
yang jahat.
[Karena Engkaulah yang empunya
Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan
sampai selama-lamanya. Amin.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *